Langsung ke konten utama

Menambah parameter kernel di ubuntu lucid

Seringkali saya membaca petunjuk dari forum-forum atau tempat lainnya untuk menyelesaikan suatu permasalahan maka perlu dilakukan penambahan di daftar parameter kernel di /boot/grub/menu.lst, misalnya untuk menyalakan touchpad yang bermasalah.
Perintah yang sering saya temui biasanya  adalah "gksudo gedit /boot/grub/menu.lst" untuk sistem berantarmuka desktop atau "sudo nano /boot/grub/menu.lst" untuk sistem berantarmuka command line.
Masalahnya, setiap kali menjalankan perintah diatas, yang ditemui adalah pengolah teksnya justru  membuat berkas kosong baru dengan nama tersebut, atau dengan kata lain, tidak ada berkas bernama "/boot/grub/menu.lst".

Sewaktu mencari jalan keluar untuk touchpad tidak aktif pada laptop, saya menemukan ternyata nama berkasnya sudah berganti menjadi "/boot/grub/grub.cfg", dan untuk melakukan perubahan mesti dari "etc/default/grub".. oalaaaah...
Hanya saja setelah dibuka "etc/default/grub" dengan menggunakan perintah

gksudo gedit /etc/default/grub

ternyata didalamnya ga ada tuh menu entry tempat merubah parameter kernelnya seperti yang ada di /boot/grub/grub/grub.cfg atau /boot/grub/menu.lst .

Dengan sedikit percobaan dan logika saya yang pas-pasan ini saya simpulkan ternyata cukup dengan memasukkan parameter tersebut ke variabel GRUB_CMDLINE_LINUX_DEFAULT yang baris aslinya seperti ini nih:

GRUB_CMDLINE_LINUX_DEFAULT="quiet splash"

Misalnya saya ingin menambahkan parameter i8042.nomux=1, maka setelah saya tambahkan i8042.nomux=1, baris pernyataannya akan menjadi

GRUB_CMDLINE_LINUX_DEFAULT="quiet splash i8042.nomux=1"


Dikomputer saya hal ini sama dengan menulis baris perintah kernel menjadi

linux /boot/vmlinuz-2.6.32-21-generic root=/dev/sda2 loop=/ubuntu/disks/root.disk ro quiet splash i8042.nomux=1


Setelah disimpan. Maka langkah berikutnya adalah dengan menjalankan perintah

sudo update-grub

Karena kernel di muat ke memori komputer pada saat booting maka hal yang perlu kita lakukan agar perubahan yang kita lakukan tadi memperlihatkan khasiatnya adalah, me-restart komputernya. Selain memanfaatkan menu yang desktop yang ada, hal ini juga bisa dilakukan dengan perintah

sudo reboot

Nah selesailah sudah

Bacaan sumber:
http://ubuntu-indonesia.com/forums/ubbthreads.php/ubb/showflat/Number/36697/Searchpage/1/Main/354/Words/touchpad/Search/true/SOLVED_touchpad#Post36697

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fungsi split di J2ME

Fungsi String.split() atau yang dikenal juga sebagi fungsi explode() oleh para programmer PHP. Fungsi ini berguna untuk memisahkan suatu String menjadi array (himpunan) string dengan memecah string sumber berdasarkan delimiter yang kita tentukan. Tidak seperti J2SE, J2ME tidak memiliki fungsi ini pada platform-nya. Berikut ini adalah kode yang saya tulis untuk mengisi kekosongan tersebut:

subnetmask untuk membatasi jumlah alamat (host) pada jaringan

Misal pada jaringan class C (yang artinya memiliki netmask 255.255.255.0) yang memiliki NetID 192.168.1.0 kita ingin membatasi jumlah host /komputer yang ada di jaringan tersebut menjadi 5. Maka yang pertama kita lakukan adalah mengubah bentuk desimal netmask menjadi bentuk biner NetID HostID 11111111 11111111 11111111 00000000 24 bit 8 bit Catatan: bit = digit biner Angka 5 (jumlah minimal yang dialokasikan) juga diubah ke bentuk biner: 5 10 = 101 2 Lalu hitung jumlah digit hasil pengubahan bentuk di atas, 101 ~ 3 digit biner. Dari 8 digit biner HostID kita isikan dari kanan kekiri 0 sebanyak 3 digit biner yang merupakan hasil penghitungan diatas, sedangkan 5 digit yang tersisa (= 8 – 3 digit) diisikan dengan nilai 1 .  Maka didapatlah HostID ini 11111000 yang bila di ubah bentuknya ke dalam desimal menjadi 248 . HostID diatas bila digabungkan dengan netmask induknya maka didapatlah subnetmask 255.255.255.248 Jumlah alamat yang disediakan netma...

Rekomendasi Untuk Mempersingkat Waktu Eksekusi Katalon Web Test

Latar Belakang Permasalahan Salah satu kriteria test yang baik adalah memiliki coverage yang baik. Tetapi lamanya waktu eksekusi seringkali jadi salah satu alasan untuk men- take out case - case yang ada agar test menjadi layak untuk ditunggu eksekusinya dan layak untuk dieksekusi sesering kebutuhan yang men- trigger -nya. Untuk itu diperlukan langkah-langkah untuk mempersingkat waktu tunggu test semaksimal mungkin tanpa harus mengeluarkan case - case yang telah disiapkan sebelumnya. Designed by Freepik Lingkungan Eksekusi Tes Pada tulisan ini diasumsikan test dieksekusi pada lingkungan CI/CD yang: 1. menggunakan commandline katalonc dari KRE (Katalon Runtime Engine). 2. Tiap job pipeline CI/CD bisa mengeksekusi beberapa test suite yang berbeda secara berurutan Rekomendasi Kesepakatan Sepakati dengan user , batas waktu test maksimum Batas waktu test perlu disepakati agar test bisa diakhiri dengan kesimpulan FAILED, jika melebihi batas waktu yang disepakati Sepakati dengan user , ...