Langsung ke konten utama

Backup cache apt-get di linux ubuntu

"apt-get install"-nya ubuntu memang bagian dari kesenangan hidup linuxer. Tetapi terkadang hal yang menyenangkan pun bisa nge-bete-in juga, misalnya kalo mesti install ulang OS yang itu berarti mesti ngedownload ulang semua aplikasi yang terinstall sebelumnya, yang berarti waktu, tenaga, dan uang (pulsa nih pulsa) terbuang.
Tapi setelah diteliti ternyata ga begitu-begitu juga sih, karena semua yang telah di-download oleh "apt-get" sebenarnya masih tersimpan di directory
"/var/cache/apt/archives"
. Jadi kalo masih sempat dan bisa (misalnya saat sistem masih berjalan atau sebelum mempartisi ulang bootlah dengan live cd) salinlah berkas-berkas *.deb yang ada didalamnya ke tempat lain.
Misalnya dengan cara ("/cadangan" di sini bisa diganti ke directory lain koq):
cp /var/cache/apt/archives/* /cadangan
, jika "/cadangan" belum ada, perlu dibuat dulu dengan perintah:
sudo mkdir /cadangan

Kalo tempat cadangan tersebut ada di media yang ga akan ke pengaruh partisi ato format ulang jika sistem mesti diinstall ulang, misalnya flashdisk, komputer lain, ato partisi yang memang khusus untuk data dan sudah dikomitmenkan untuk tidak diganggu gugat bila terjadi masalah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fungsi split di J2ME

Fungsi String.split() atau yang dikenal juga sebagi fungsi explode() oleh para programmer PHP. Fungsi ini berguna untuk memisahkan suatu String menjadi array (himpunan) string dengan memecah string sumber berdasarkan delimiter yang kita tentukan. Tidak seperti J2SE, J2ME tidak memiliki fungsi ini pada platform-nya. Berikut ini adalah kode yang saya tulis untuk mengisi kekosongan tersebut:

subnetmask untuk membatasi jumlah alamat (host) pada jaringan

Misal pada jaringan class C (yang artinya memiliki netmask 255.255.255.0) yang memiliki NetID 192.168.1.0 kita ingin membatasi jumlah host /komputer yang ada di jaringan tersebut menjadi 5. Maka yang pertama kita lakukan adalah mengubah bentuk desimal netmask menjadi bentuk biner NetID HostID 11111111 11111111 11111111 00000000 24 bit 8 bit Catatan: bit = digit biner Angka 5 (jumlah minimal yang dialokasikan) juga diubah ke bentuk biner: 5 10 = 101 2 Lalu hitung jumlah digit hasil pengubahan bentuk di atas, 101 ~ 3 digit biner. Dari 8 digit biner HostID kita isikan dari kanan kekiri 0 sebanyak 3 digit biner yang merupakan hasil penghitungan diatas, sedangkan 5 digit yang tersisa (= 8 – 3 digit) diisikan dengan nilai 1 .  Maka didapatlah HostID ini 11111000 yang bila di ubah bentuknya ke dalam desimal menjadi 248 . HostID diatas bila digabungkan dengan netmask induknya maka didapatlah subnetmask 255.255.255.248 Jumlah alamat yang disediakan netma...

Rekomendasi Untuk Mempersingkat Waktu Eksekusi Katalon Web Test

Latar Belakang Permasalahan Salah satu kriteria test yang baik adalah memiliki coverage yang baik. Tetapi lamanya waktu eksekusi seringkali jadi salah satu alasan untuk men- take out case - case yang ada agar test menjadi layak untuk ditunggu eksekusinya dan layak untuk dieksekusi sesering kebutuhan yang men- trigger -nya. Untuk itu diperlukan langkah-langkah untuk mempersingkat waktu tunggu test semaksimal mungkin tanpa harus mengeluarkan case - case yang telah disiapkan sebelumnya. Designed by Freepik Lingkungan Eksekusi Tes Pada tulisan ini diasumsikan test dieksekusi pada lingkungan CI/CD yang: 1. menggunakan commandline katalonc dari KRE (Katalon Runtime Engine). 2. Tiap job pipeline CI/CD bisa mengeksekusi beberapa test suite yang berbeda secara berurutan Rekomendasi Kesepakatan Sepakati dengan user , batas waktu test maksimum Batas waktu test perlu disepakati agar test bisa diakhiri dengan kesimpulan FAILED, jika melebihi batas waktu yang disepakati Sepakati dengan user , ...